Thursday, August 6, 2020

Solusi dari Kegagalan struktur bangunan menggunakan assessment bangunan


Gedung merupakan sebuah bangunan yang sudah tidak asing bagi masyarakat tidak hanya gedung besar namun kecil mudah di temukan pada daerah ibukota, bangunan tersebut biasanya digunakan sebagai tempat perkantoran maupn tempat berbelanja, maka dari itu bangunan seperti gedung merupakan suatu kebutuhan yang menjadi penting dalam era modern, namun setiap bangunan pastinya memiliki maksimal usia dalam pengunaan bangunan tersebut sebab apabila bangunan masih digunakan ketika sudah melibihi batas waktu yang telah di tentukan, gedung ataupun bangunan lain nya dapat mengalami  kegagalan struktur dan dapat membahayakan pengguna bangunan.

Kegagalanstruktur bangunan telah di atur pada UU no 18. Thn 1999 dan pp 29thn 2000 yang masih berlaku hingga sekarang, yaitu mengenai kegagalan pada struktur bangunan yang terjadi berisikan, kegagalan bangunan secara umum merupakan kondisi dari suatu bangunan yang tidak berfungsi secara baik sehingga dapat mengancam keselamatan bagi pengguna bangunan atau gedung, oleh karena itu bangunan harus dilakukan perawatan secara rutin agar terhindari dari kondisi tersebut, beberapa faktor yang sering terjadi ataupun rusak pada bangunan meliputi:

Kerusakan pada bagian bawah/bangunan bawah

Kerusakan pada bagian bawah sendiri merupakan kerusakan yang cukup harus diperhatikan sebab bagian bawah merupakan rangka yang penting agar dapat menyalurkan beban berat yang di terima bangunan agar dapat tersalurkan ke bagian bawah bangunan secara baik, sehingga dapat terhindari dari penurunan pondasi bangunan, beberapa pondasi pada sebuah bangunan biasanya dibagi sesuai dengan jenis dari pondasi bangunan:

  1. Pondasi langsung, merupakan sebuah pondasi yang mengalami kerusakan secara fisik langsung, kerusakan tersebut dapat timbul apabila struktur tersebut mengalami:

  • Amblas
  • Miring
  • Puntir

2. Pondasi sumuran, Apabila pondasi sumuran rusak secara fisik , kerusakan pondasi tidak dapat dihindari.

3. Pondasi tiang pancang beton/baja, kegagalan pondasitiang pancang pada sebuah bangunan dapat menimbulkan beberapa masalah serius yang harus segera ditangani, sehingga dapat mengalami gangguan berupa:

  • Amblas
  • Patah

Kerusakan pada bagian  Atas/ kerusakan atas

Kerusakan atas merupakan sebuah kerusakan yang mudah dilihat, beberapa kerusakan diantaranya:

  1. Retakan structural, merupakan sebuah kerusakan yang dapat mempengaruhi kenyamanan dalam menggunakan sebuah infrastruktur, namun apabila dibiarkan kerusakan / retakan tersebut dapat melebar dan dapat mengancam keselamatan dari pengguna infrastruktur tersebut.
  2. Lendutan, lendutan yang berlebihan tentunya akan berdampak pada sebuah infrastruktur
  3. Getaran/goyangan, getaran pada infrastruktur pada sebuah infrastruktur mungkin tidak mempengaruhi apapun, namun apabila getaran yang di terima atau terjadi pada bangunan tersebut dapat menggangu kestabilan pada sebuah bangunan sehingga, pada setiap bangunan memiliki batasan dalam menahan getaran yang terjadi.
  4. Kerusakan lantai, kerusakan pada lantai merupakan sebuah kerusakan yang terjadi yang disebabkan oleh banyak faktor, dampak dari kerusakan ini biasanya menggangu kenyamanan dalam penggunaan bangunan
  5. Tumpuan, berat tumpuan yang di terima pada bangunan tentunya tidak dapat diberikan beban secara berlebihan, apabila beban tersebut diberikan secara berlebihan ataupun dilakukan pemberian beban pada 1 titik tertentu, dapat memunculkan kegagalan struktur.
Kegagalan pada struktur bangunan tentunya berbahaya apabila terjadi untuk itu diperlukan nya sebuah perawatan yang dilakukan pada infrastruktur, PT Testindo sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang testing & measurment telah berpengalaman dalam melakukan pengujian terhadap struktur bangunan sehingga dapat melakukan analisa sebelum terjadinya kegagalan struktur,  untuk pemesanan jasa Assessment bangunan dapat menghubungi PT Testindo pada nomor: 


Previous Post
Next Post

0 comments: